335 PESERTA UJIAN TIDAK LULUS
SERANG,
BP - Pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat
tahun pelajaran 2012-2013 akan diumumkan secara serentak hari ini. Untuk
Banten, Kabupaten Tangerang menempati posisi teratas untuk jumlah siswa
yang tidak lulus UN dan sedangkan Kota Cilegon menjadi yang paling
sedikit.
Berdasarkan rekapitulasi hasil UN yang
diperoleh BANTEN POS dari Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten,
dari 115.803 peserta UN, jumlah kelulusan tahun ini mencapai 99,71
persen. Dari keseluruhan peserta, 335 peserta atau 0,29 persen
diantaranya dinyatakan tidak lulus.
Untuk jumlah peserta UN yang tidak
mendapatkan kelulusan, Kabupaten Tangerang menempati posisi tertinggi.
Jumlahnya mencapai 126 siswa atau 0,44 persen dari 14.806 peserta.
Sementara Kota Cilegon menjadi wilayah dengan jumlah ketidaklulusan
terendah, karena hanya lima peserta UN yang dinyatakan tidak lulus.
Sementara, untuk prosentase kelulusan
tertinggi, Kota Tangerang menempati posisi teratas dengan 99,95 persen.
Dari 24.065 peserta UN, hanya sebelas peserta yang tidak lulus. “Yang
tidak lulus itu hanya 11 siswa, terdiri dari 1 orang siswa SMK, 10 siswa
SMA, dan siswa MA lulus seratus persen,” ujar kepala Disdik Kota
Tangerang, Tabrani.
Sedangkan prosentase terendah dihuni
Kabupaten Pandeglang dan Lebak yang sama-sama mencapai prosentase
kelulusan 99,44 persen meski jumlah kelulusan berbeda. Di Kabupaten
Pandeglang, jumlah siswa tidak lulus 63 orang atau 0,56 persen dari
total peserta 6.528 siswa. Sedangkan di Kabupaten Lebak siswa tidak
lulus berjumlah 56 siswa atau 0,56 dari peserta UN 6. 596.
Sementara itu, siswa tidak lulus di Kota
Tangerang Selatan (Tangsel) sebanyak 34 orang atau 0,23 persen dari
jumlah peserta 6.546 peserta, di Kabupaten Serang 29 atau 0,22 persen
dari 8.543 peserta. Sedangkan Kota Serang yang tidak lulus 11 orang atau
0,33 persen dari 3.656 peserta dan Kota Cilegon sebanyak 5 orang atau
0,08 persen dari 3.656 peserta UN.
Kepala Dindik Provinsi Banten, Hudaya
Latuconsina mengatakan, tingkat kelulusan siswa di Provinsi Banten
mengalami kenaikan sebesar 0,11 persen dibanding tahun pelajaran
2011-2012. “Tahun ini prosentasi kelulusan kita (Banten, red) 99,71
persen, sedangkan tahun 2012 lalu hanya 99,60 persen,” katanya.
Dia menjelaskan, secara resmi pengumumam
UN akan dilaksanakaan pada Jumat pagi (hari ini, red) oleh
masing-maisng satuan sekolah di kabupaten/kota. “Pengumuman kepada siswa
dilakukan oleh pihak sekolah. Dan kami harap bagi siswa yang lulus,
untuk tidak merayakan dengan melakukan kegiatan negatif seperti
mencoret-coret pakaian serta membuat keributan dijalanan,” katanya.
Hudaya juga berharap kepada siswa yang
tidak lulus untuk bersabar dan tetap bertawakal dengan melakukan
tindakan positif, serta tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami mengimbau kepada siswa siswi tidak lulus, untuk mengikuti ujian
Paket C yang akan diselenggarakan pada Bulan Juli mendatang,” ujarnya.
Namun jika siswa dan siswi yang ikut
ujian paket C, tidak mendapatkan kesempatan mengikuti Seleksi Bersama
Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). “Pelaksanaan paket C bulan Juli,
sementara pedaftaran SBMPTN dimulai tanggal 13 Mei sampai dengan 7
Juni,” terangnya.
Sementara itu Kepala Dindikbud Kabupaten
Serang, Daud Fansuri mengaku, belum begitu mengetahui tentang detail
jumlah kelulusan dan siswa SMA yang tidak lulus karena masih dalam
proses rekapitulasi dan kemungkinan baru akan diketahui besok pagi.
Namun secara persentase kelulusan tahun ini terdapat peningkatan
dibanding tahun lalu.
“Saya belum tahu detailnya tapi
persentase kelulusan jika dibandingkan tahun lalu mengalami peningkatan
dari tahun lalu. Persentase kelulusan lalu sebesar 99,74 persen
sedangkan tahun ini sebesar 99,95 persen,”
tuturnya.(DWA/RUS/PRAMITA/ENK/BNN)
Sumber : BANTENPOSNews.com
0 komentar:
Posting Komentar